Ahad, 19 September 2010

Bicara Hati Mujahidah Itu.. Rahsia cintanya Hanya Tuhan yang tahu Kepada-Nya berdoa selalu Hingga dikatakan jual mahal Melukainya meresahkan kesal Sedangkan api cinta marak bahangnya Pada Allah tersimpan rahsianya Di luaran dia tenang Di hati iman ditentang Antara dua cinta yang saling berebut Cinta Allah selalu mengunggul Hari demi hari masa berlalu Kepada nafsu dipesan selalu Dikatakan orang diam saja Sedangkan dia masih remaja Kata orang mengapa tak punya rasa Sedangkan dia tetap ceria Kata orang mengapa dia bahagia Sedangkan dia tak punya cinta Kata orang mengapa mantap hatinya Tapi tiada rijal penguatnya Rabiatul Adawiyah itulah idolanya Sumayyah itulah obornya Khawlah itulah kecemburuannya ‘Atikah itulah kekagumannya Nusaybah itulah pahlawannya Fatimah itulah teladannya Aishah itulah buktinya Khadijah itulah kebanggaannya Ya! Ingin jadi Wanita Solehah! Itu mimpinya di malam hari Itu angannya di siang hari Itu bicaranya sehari-hari Menjadi isteri sentiasa berbakti Kepada suami bakal berbudi Pilihan Allah akan terbukti Ia janji yang sudah pasti! Ya, Gadis itu! Tidak takut kehilangan cinta Biar pelbagai ujian melanda Lelaki itu perlukan masa Buat keputusan terbaik Pilihan terbaik Calon ibu buat zuriatnya! Penyeri dunia itulah temannya! Di Syurga itulah bidadarinya! Membuat lelaki segan dengannya Menyedar mereka memainkan peranan Bahawa wanita bukan mainan Tetapi mutiara itulah nilaian Ya, mujahidah itu.. menghitung diri memuhasabah langkahnya katanya dia, masih banyak kurangnya! Mujahidah itu.. Hanya menggeleng.. Tatkala datangnya lelaki menggoda Hanya bisu berdiam saja Sentiasa mantap bicara imannya Tunduk saja itu pandangannya.. Rijal kekasih Allah itulah harapannya! Pejuang agama itulah pembimbingnya! Redha ibubapa itulah pilihannya! Bukan dia tidak punya hati Tetapi hatinya sudah kelat Tatkala ummat Muhammad disiat Hatinya calar-balar Tatkala jasad saudaranya dikelar Hati itu ditumbuk lumat Tatkala kemaluan adik seakidah disumbat-sumbat Dirogol, dibunuh tanpa ihsan Mana hati itu tak terkesan Tak punya masa berkasih-kasihan Sedangkan runtuhnya moral sudah berzaman Menjulang Islam bukannya berangan Mujahidah itu.. Membara semangatnya mantap ukhuwahnya Bersinar wajahnya terang hatinya.. Pada insan mantap bicaranya Kepada Allah mengadu hinanya Di sisi malaikat didoakan bahagia Tidak dia rasa kekurangan Sedangkan cukup adanya Tuhan Tidak dia sepi sendirian Sedangkan sentiasa bertemankan Tuhan Bagaikan permata di celahan kaca Kerdipnya sukar dibezakan Dialah wanita harapan Tuhan Kebanggaan umat zaman berzaman Menjadi gadis sudah fitrahnya Menjadi pilihan bukan pintanya Sebagai penyeri itulah hakikatnya Menjadi khalifah itulah tugasnya Membuat silap bukan sekali Namun mengalah tidak sekali Menjadi seorang mukminat sejati Itulah usahanya tiap hari Mujahidahku.. Tetaplah dirimu teguh di medan Menjadi bidadari sudah impian Tetap menjejak penuh harapan Cinta Allah dalam keredhaan Moga beroleh Syurga idaman Aamiin.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Blogger Tips and TricksLatest Tips And TricksBlogger Tricks